
JEMBER, www.jembertoday.net – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan pemancing yang terseret ombak pantai selatan. Setelah lima hari menyisir Pantai Payangan dan sekitarnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, korban meninggal dunia atas nama Moh Ali Makrus (33th), ditemukan tersangkut di batu karang sekitar 200 meter dari titik terakhir dilaporkan.
Baca juga: BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik Pasca Rumah Warga Patrang Terbakar
Moh Ali Mahrus beralamat di Dusun Kepel RT 006/ RW 010, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember.
Pada hari Selasa, 28 April 2026, korban bersama 2 orang temannya memancing di belakang bukit teluk Love Payangan. Kala itu kedua temannya mengajak korban untuk meninggalkan tempat tersebut, karena ombaknya mulai besar. Tetapi korban tidak sempat melompat untuk meninggalkan tempat, lalu dihantam ombak dari belakang. Korban sempat jatuh ke depan dan ditolong oleh temannya. Namun ombaknya terlalu besar sehingga korban terseret ke tengah laut.

Kedua temannya langsung melaporkan kejadian naas itu kepada pihak berwenang. Operasi gabungan dimulai sejak hari kejadian dengan menyisir kawasan pantai selatan di sekitar lokasi.
Baca juga: Empat Hari Rawat Inap di RSD dr Soebandi, Gus Fawait Gelar Pro Guse Update
Hari pertama tidak membuahkan hasil. Lalu dilanjutkan esok harinya. Wilayah pencarian dikembangkan hingga pantai Watu Ulo dan Papuma. Tetapi tidak juga membuahkan hasil.
Tim gabungan terus berupaya mencari korban hingga hari Minggu 3 Mei 2026. Pukul 10.50 WIB Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban dalam kondisi MD.
Tim Gabungan mengevakuasi menggunakan perahu LCR BPBD dan Basarnas. Selanjutnya korban dibawa menuju ke Puskesmas Ambulu Jember untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
(Sgt)






