
JEMBER, www.jembertoday.net – Sosok ini selalu membuat suasana panas menjadi adem setiap kali penertiban PKL oleh Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Kabupaten Jember. Dia adalah Komandan Operasi (DanOps), Nurhuda.
Penertiban PKL di Jember tidak langsung mengangkut, membongkar dan mengusir begitu saja. Petugas dituntut tegas tapi juga humanis.
Baca juga: Kebijakan Pemkab Jember Tetap, PKL tak Boleh Jualan di dalam Alun-Alun Jember Nusantara
Kegiatan itu juga berpotensi menjadi panas. Bukan karena teriknya matahari tapi karena petugas dan PKL cenderung bersitegang.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember, sebagai garda terdepan pada Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang, mengambil prinsip humanis dalam tugasnya. Prinsip itu melekat kuat pada diri Nurhuda.
Pria kelahiran Kediri Tahun 1972 itu berusaha terus tersenyum dalam bertugas. Ia sadar para pedagang tidak akan pernah menerima sepenuh hati saat lapak dagangan mereka harus ditutup. Itu merupakan sumber penghasilan hidup mereka.
Sebelum tindakan paling keras dilaksanakan, Satgas telah mensosialisasikan soal ketertiban dalam berusaha. Pedagang tidak boleh berjualan di pinggir jalan. Aturan ini harus dipatuhi demi menjaga keindahan dan kenyamanan kota.
Sosialisasi akan dilanjutkan dengan teguran, baik lisan maupun tulisan, berupa surat resmi dari dinas jika masih tetap berjualan di pinggir jalan.

Tim Satgas menyadari kekalutan pedagang itu. Di satu sisi ingin dagangannya laku di sisi lain akan ditertibkan. Tidak jarang petugas harus bersitegang, berdebat keras. Bahkan cenderung berkelahi.
Nurhuda menjadi sosok yang mampu mendinginkan suasana itu. Dengan cekatan ia akan menarik mundur anggotanya dan maju ke depan menghadapi pedagang dengan senyuman.
Pria berdarah Jawa itu, dengan gaya bahasanya yang sopan dan lembut, disertai senyuman, berdialog langsung dengan pedagang yang sudah tersulut emosinya. Nurhuda sering meredakan tensi pedagang sehingga suasana kembali adem dan kondusif.
Nurhuda merupakan sosok pemimpin yang mampu mengatur dan mengelola konflik. Sepertinya dia paham menejemen konflik. Ia pernah menjabat Lurah Kebonagung.
Baca juga: Safari Ramadan di Ledokombo, Bupati Fawait Janji Naikkan Honor Kader Posyandu
Di era Bupati Fawait, Kabupaten Jember terus berbenah di segala sektor. Demi keindahan dan kenyamanan warga serta mendukung program pariwisata, wajah perkotaan terus dibenahi. Gus Fawait membentuk Satgas khusus, yaitu Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang.
Satgas juga menyelaraskan kegiatannya dengan program pemerintah pusat yaitu Indonesia ASRI (Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Hari Selasa (17/3/2026) tim gabungan Satgas Infrastruktur dan Tata melaksanakan operasi penertiban PKL di sepanjang Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk.
Lapak-lapak yang bandel terpaksa diangkut dengan kendaraan towing. Penertiban untuk sementara ini difokuskan di lokasi Segitiga Emas Jember kota. Setelah Lebaran akan dilanjutkan ke jalan-jalan lain yang bahu jalan dan trotoarnya dipakai berjualan. (Sgt)







