
JEMBER, www.jembertoday.net – Bupati Jember Gus Fawait tidak datang di titik pertama program Bunga Desaku di Kecamatan Mumbulsari.
Acara diagendakan pukul 13.30 wib berlokasi di Balai Desa Karang Kedawung. Ratusan anak yatim didampingi pengasuh tampak duduk dengan rapi memenuhi kursi yang disediakan, Senin, (6/4/2026).
Baca juga: Bupati Fawait: Angka Stunting Tinggi bukan Salah Kader Posyandu, lalu Salah Siapa?
Program Bunga Desaku sempat terhenti beberapa waktu karena libur Idul Fitri 1447 H. Usai Lebaran, program ini dilanjutkan. Kali ini berlokasi di Kecamatan Mumbulsari.
Ada 7 desa di Kecamatan Mumbulsari, yaitu Lampeji, Karang Kedawung, Suco, Tamansari, Kawangrejo, Lengkong dan Mumbulsari. Semua desa itu subur, seperti pepatah Jawa gemah ripah loh jinawi.
Titik pertama di Balai Desa Karang Kedawung, dengan acara santunan anak yatim se-kecamatan. Gus Fawait tidak bisa hadir. Ratusan anak yatim telah lama menunggu-nunggu tapi harus menelan kekecewaan, sebab Bupati Jember tidak datang.

Acara santunan anak yatim di sana dipimpin oleh Siswono, anggota DPRD Kabupaten Jember dari Fraksi Gerindra, asli warga Desa Lengkong Kecamatan Mumbulsari.
Siswono dengan lugas menyampaikan program-program Pemerintah Kabupaten Jember, diantaranya UHC (Universal Health Caverage), Beasiswa, Insentif Guru Ngaji, Gerobak Cinta dan Kanal Wadul Gus’e.
Baca juga: Dewi Perssik Siap Lapor Polisi, Akun Facebook Catut Namanya
Melalui anggaran di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (Dinsospppa) Jember, Bupati Gus Fawait telah menyiapkan bantuan untuk santunan 200 anak yatim di Kecamatan Mumbulsari saat program Bunga Desaku. Meski dia tidak datang tapi santunan tetap diberikan.
Usai Siswono dan Muspika Mumbulsari yang dipimpin Camat Abdul Kadir membagikan santunan dan paket bantuan kepada anak-anak yatim acara pun berakhir. (Sgt)








