JEMBER, www.jembertoday.net – Ternyata, Hotel Java Lotus Jember telah mengolah sampahnya secara mandiri. Ini sudah berlangsung sejak Tahun 2024 lalu.
Persoalan sampah makin santer disoroti oleh masyarakat. Pasalnya, Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Pakusari dikabarkan akan ditutup dalam waktu dekat.
Baca juga: Libur Lebaran 2026, Wisatawan Papuma dan Watu Ulo Melonjak Tajam
Pemerintah Daerah kabupaten Jember (Pemkab Jember) mendorong masyarakat, termasuk para pelaku usaha yang didalamnya ada Hotel, Restoran dan Kafe (Horeka), untuk mengolah sampah secara mandiri.
Menegaskan hal itu, Bupati Jember Gus Fawait mengeluarkan Surat Edaran Bupati Jember nomor 100.3.4.2/441/35.09.313 Tahun 2026 tentang Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah Secara Mandiri.
Menejemen Hotel Java Lotus Jember tidak kaget mendengar informasi terbaru seputar pengelolaan sampah, sebab ternyata mereka telah memulai dari lainnya.

Melalui Koordinator Human Resource Development, Aditya, Hotel Java Lotus Jember telah mengelola sampah secara mandiri.
“Untuk pengolahan sampah di Java Lotus sudah berjalan sebelum surat edaran Bupati Jember itu terbit,” ujar Aditya kepada wartawan Jember Today, Jumat, (22/5/2026).
Manajemen hotel selama ini telah memilah-milah sampah menjadi 3 golongan yakni organik, unorganik dan sampah B3 (Bahan, Berbahaya dan Beracun).

Lalu setelah dipilah sampahnya dibuang kemana?
Aditya menjelaskan bahwa pihak hotel telah menjalin kerjasama dengan sebuah bank sampah lokal Jember.
“Kita bekerjasama dengan Bank Sampah Mandiri yang dikelola oleh Cak Mat,” jawab Aditya.
Adit, sapaan akrabnya, menyebutkan, bahwa kerjasama Hotel Java Lotus Jember dengan Bank Sampah Mandiri sejak Tahun 2024. MoU diperbaharui tiap tahun. Pihak Bank Sampah Mandiri secara rutin mengambil sampah organik, unorganik di sana.

Bahkan tahun lalu ada pelatihan pembuatan ecoenzim buat karyawan hotel. Sehingga sampah organik, khususnya dari sisa-sisa buah diolah menjadi ecoenzim. Hasil dari fermentasi buah-buahan sisa hotel berupa ecoenzim dipakai sebagai bahan campuran pembersih kamar mandi di hotel. Ecoenzim itu juga bisa dipakai sebagai pupuk tanaman di sekitar hotel, papar Adit.
Sedangkan limbah B3 pihak hotel tidak pusing membuangnya sebab sudah ada kerjasama dengan salah satu bank sampah B3 yang berkedudukan di Desa Wates Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung, ungkap Adit.
Sebagai tambahan informasi, belum semua hotel di Jember mengolah sampah secara mandiri. Diharapkan mereka juga dapat mengikuti jejak Hotel Java Lotus Jember.
(Sgt)

