JEMBER, www.jembertoday.net – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jember merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M dengan melaksanakan sholat dan penyembelihan hewan kurban.
Tema tahun ini yang diusung LDII adalah Ikhlas Berkurban Ikhlas Berbagi.
Baca juga: Aksi Resik Pantai Payangan: Kolaborasi Lintas Elemen Masyarakat
Ketua LDII DPD Kabupaten Jember, Akhmad Malik Afandi menegaskan kegiatan Idul Adha tahun ini bukan hanya rutinitas biasa.
“Momentum kurban ini yaitu meningkatkan kesetiakawanan sosial, kepedulian sosial ke masyarakat justru kita tingkatkan,” ucap Gus Malik sapaannya, Rabu, (27/5/2026).
Saat ditemui di kantor DPD Jember Gus Malik menjelaskan, tahun ini DPD LDII Jember menyembelih 342 ekor dengan rincian 109 ekor sapi dan 239 ekor kambing dan domba.
Gus Malik menyampaikan kepada media Jember Today kepada siapa daging kurban diberikan.
“Alhamdulillah kita sudah menyentuh masyarakat miskin ekstrem. Yang kemarin dilakukan data verval oleh bapak Bupati juga kita datangi oleh tim kecamatan masing-masing,” terang Gus Malik.
Ibadah kurban merupakan Hari Besar yang dirayakan oleh umat muslim di dunia, termasuk di Indonesia.
“Jangan sampai kurban ini hanya merupakan kesalehan individu tetapi juga kesalehan sosial,” tandas Gus Malik.

Di dalam kota, daging kurban juga dibagikan kepada para kolega dan mitra LDII Jember. Bahkan kepada umat non muslim.
“Kurban ini beda dengan zakat ya. Kalau zakat ada delapan asnaf. Artinya ada kriteria orang yang wajib menerima zakat. Kalau kurban semua orang boleh menerima. Bahkan yang menyembelih hewan pun boleh makan dagingnya,” terang Pemimpin LDII Jember.
Dari pantauan langsung di lokasi penyembelihan, daging kurban dari LDII juga dibagikan juga kepada umat Katholik dan Kristen. Rombongan umat Katolik dipimpin FX Yiddi Purwa Mardianta yaitu beberapa pengurus Gereja Katolik Santo Yusup Jember. Sedangkan umat Kristen dipresentasikan oleh Pembina Umat Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember Tri Suwito.
Suasana Hari Raya Idul Adha di DPD LDII Kabupaten Jember ini berlangsung selama 3 hari berturut-turut. Masyarakat di sekitar kantor sekretariat sejak pagi tampak antre untuk mendapatkan daging kurban.
(Sgt)

