
JEMBER, www.jembertoday.net – Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju, Ardi Pujo Prabowo, memberikan klarifikasi atas peristiwa pelemparan terhadap bus pemain Persida (Persatuan Sepakbola Sidoarjo). Bus pemain Persida Sidoarjo dilempari batu oleh beberapa orang tak dikenal (diduga suporter Persid Jember), saat hendak pulang menuju homebase di Sidoarjo.
Terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @emosijiwakucom. https://www.instagram.com/reel/DTtl9APk4hD/?igsh=MXJ5dndyNWFya2kyeg== suasana di dalam bus, begitu mencekam. Tampak beberapa orang tak dikenal melempari bus yang ditumpangi pemain dan official Persida. Penumpang di dalamnya merunduk di tengah bus, turun dari kursi, untuk berlindung dan mengantisipasi lemparan batu.
Baca juga: Cara Bupati Fawait Kelola Prestasi Olah Raga Jember
Atas kejadian itu Ardi Pujo Prabowo memberikan klarifikasi. “Kami atas nama yayasan (Persid), manajemen dan Panpel minta dan memohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden kemarin, pelemparan terhadap bus Persida Sidoarjo, itu terjadi di luar stadion (JSG, Jember Sport Garden),” ucap Ardi Pujo Prabowo yang baru saja dilantik menjadi Ketua Dekopinda Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (20/1/2026).

Ia mengabarkan, semua menejemen tim yang berlaga satu grup dengan Persid Jember telah bertemu mengevaluasi hasil pertandingan perdana itu. Mereka sepakat untuk memperbaiki persepakbolaan sehingga nyaman ditonton oleh masyarakat, khususnya saat bertanding di JSG.Pertemuan itu dihadiri juga oleh Wakapolres Jember, Kompol Ferry.
Baca juga: Aduan Paling Banyak di Saluran Wadul Gus’e, Kantor Disdukcapil Disidak Bupati Fawait
“Dari kesepakatan kemarin teman-teman, insyaallah menejemen tim akan eksis main di sini (JSG). Polres Jember akan membantu pengawalan klub tamu, baik Mojokerto Putra, Persida Sidoarjo maupun Perseba Bangkalan, nyaman dan aman bermain di JSG,” terang Ardi Pujo Prabowo, yang juga Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember.
Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju akan mengevaluasi kejadian pelemparan bus pemain dan official Persida Sidoarjo, tandas Ardi.
Ia berharap dan mengimbau kepada masyarakat Jember agar menjadi suporter modern. “Era sekarang adalah era suporter modern. Era kerusuhan itu sudah tidak ada lagi. Kami pingin, ayo kita dukung tim kita (Persid Jember) dengan fanatisme yang tinggi, dengan nasionalisme yang tinggi. Tidak dengan melakukan anarkis, tidak dengan pelemparan-peleparan yang kita harapkan,” tutup Ardi.
Tambahan informasi. Persid Jember berada di grup KK lolos babak 16 besar Liga 4 Kapal Api Jawa Timur yang memperebutkan piala Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Untuk sementara Persid Jember berada di puncak klasemen setelah pertandingan lainnya, tim Mojokerto Putra ditahan imbang skor kacamata oleh Perseba Bangkalan di hari yang sama. (Sgt)












