
JEMBER, www.jembertoday.net – Acara regristrasi Beasiswa Cinta Bergema yang berlangsung di depan kantor Pemkab Jember di Jalan Sudarman diiringi hujan dan angin. Tiba-tiba hujan deras disertai angin kencang datang.
Akibatnya ribuan mahasiswa penerima dan calon penerima beasiswa dari Pemkab Jember terpaksa membubarkan diri dari antrean panjang. Hujan deras disertai angin kencang tiba-tiba datang di atas langit Alun-alun Jember, Sabtu sore, (28/3/2026).
Baca juga: Program Lingkaran Cinta, Buah Sinergi Pemkab Jember dengan BPJS Ketenagakerjaan
Para mahasiswa asli Jember yang sedang mendaftar ulang, bagi yang perpanjangan, dan calon penerima baru, semburat. Ada yang berlindung di bawah tenda. Ada juga yang bernaung di pinggir kantor Pemkab Jember.

Sebagian lagi mencari perlindungan di bawah vidiotron Jember Nusantara.
Hujan makin lama makin deras. Angin pun makin kencang. Terpantau oleh media ini, ranting pohon di sisi timur selatan Alun-Alun roboh. Keadaan makin memburuk. Gapura kegiatan di sisi timur Jalan Sudarman roboh terdorong angin kencang. Akibatnya beberapa sepeda motor yang terparkir di sampingnya tertindih gapura besok itu.
Tidak tampak petugas BPBD di lokasi kejadian.
Event Organizer (EO) sepertinya tidak mengantisipasi kondisi alam. Tidak tampak suara dari EO untuk mengarahkan para mahasiswa, calon penerus bangsa, untuk berlindung. Mereka berinisiatif sendiri mencari perlindungan.

Sebagian mahasiswa hanya bisa pasrah. Mereka terpaksa berhujan-hujan, basah kuyup, demi memperjuangkan nasib.

Acara regristrasi Beasiswa Cinta Bergema rencananya akan diisi pengukuhan pengurus paguyuban mahasiswa cinta bergema oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.
(Sgt)






