
JEMBER, www.jembertoday.net – Ribuan warga Kelurahan Jemberkidul dan Kebonagung Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember menerima beras dan migor (minyak goreng) dari pemerintah.
Sedari pagi warga telah datang memenuhi kedua kantor kelurahan itu untuk menerima Bantuan Pangan (Bapang) berupa beras dan migor.
Baca juga: Bulog Jember Siap Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Migor, Simak Tanggalnya
Masing-masing Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima 20 kg beras (2 karung) dan 4 liter (4 bungkus) migor. Jumlah tersebut untuk jatah Bulan Februari dan Maret 2026.
Bapang berasal dari pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan oleh Perum Bulog. Kantor Cabang Bulog Jember bersinergi dengan Pemkab, menyalurkan ratusan ribu ton beras medium dan ribuan kiloliter migor merk Minyak Kita kepada warga.

Terpantau di Kantor Kelurahan Kebonagung, ribuan warga sabar menanti panggilan dari staf kelurahan. Mereka antre dengan tertib, sembari penuh harap pulang membawa beras dan migor.
Lurah Kebonagung melalui Sekretaris Kelurahan, Ahmad Hanum, menyampaikan, bahwa dirinya mewakili Lurah Zaenal Syafi’i, yang berhalangan hadir karena sedang sakit. Sebelum dibuka penyaluran Bapang.
Ahmad Hanum berpesan kepada warga agar tertib dalam menerima bantuan, sebab jumlahnya banyak.
“Terkait dengan jumlah penerima bantuan pangan untuk warga Kelurahan Kebonagung sejumlah 1.013 warga. Masingmasing menerima bantuan untuk 2 periode, yaitu Februari dan Maret,” ucap Hanum kepada wartawan Jember Today di sela-sela pembagian, Kamis, 9/4/2026).
Baca juga: Gus Fawait tak Datang, Bunga Desaku di Baldes Karang Kedawung tetap Berjalan
Hanum dan staf kelurahan mendampingi tenaga dari Bulog Jember agar pelaksanaannya lancar. Warga duduk dengan rapi di kursi yang telah disediakan di pendopo kelurahan. Tetapi kursi tidak muat. Sebagian warga duduk dan berdiri di samping pendopo kelurahan Kebonagung.
Hanum mengatakan juga, undangan kepada warga calon PBP telah diterima Kelurahan dari Bulog Jember pada hari Selasa 7 April 2026. Pada hari yang sama langsung diedarkan by name by address dan selesai hari berikutnya.
“Undangan yang kami terima itu sudah layak karena memang sudah memalui proses DTKS dan verfal,” jawab Hanum saat ditanya ketepatan sasaran penerima bantuan.
Pemandangan serupa tampak sama di Kantor Kelurahan Jemberkidul. Kantor yang berada di tengah kota itu tampak penuh sesak oleh warga yang antre. Tampak pula 2 truk milik transporter yang tidak bisa keluar halaman karena warga terlanjur datang.

Lurah Jemberkidul, Budi Satriyo, mengatakan jumlah PBP. “Sesuai data yang kami terima ada sejumlah 1.053 penerima. Hari ini kita batasi untuk penerima yang tidak diwakilkan atau tidak digantikan. Baru besok Jumat dan seterusnya untuk penerima pengganti dan perwakilan,” jawab Budi Satriyo yang akrab dipanggil Uut.
Uut menegaskan bahwa PBP di wilayahnya sudah sesuai usulan dari masyarakat. “DTSEN sebagai screen (filter) kami, maka pembatasan di atas desil 4 yaitu desil 5 ke atas, tidak kita perkenankan. Otomatis tidak kami usulkan atau kami kembalikan ke RT RW,” ucap Uut.
(Sgt)







