
JEMBER, www.jembertoday.net – Kasrem 083/Baladhika Jaya Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso menjadi Inspektur Upacara saat pembukaan program Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026 di Lapangan Hitam Secaba Rindam V/Brawijaya, Sabtu(14/02/2026).
Persami KKRI 2026 diikuti 300 peserta dari kalangan pelajar dan pembina se Kabupaten Jember. Kegiatan itu sebagai bagian pembinaan karakter generasi muda melalui penguatan disiplin, kepemimpinan, serta semangat bela negara.
Baca juga: Kodim 0824 Jember Awali Program KKRI 2026 dengan Semangat Kebangsaan
Turut hadir sejumlah pejabat TNI-Polri, pemerintah daerah, serta unsur pendidikan dan mitra strategis, termasuk Kepala Perwakilan wilayah Bank Indonesia (PKwBI) Jember dan Kementerian Agama Kabupaten Jember.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menegaskan bahwa Persami KKRI merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan jiwa nasionalisme kepada generasi muda.
“Program ini juga menjadi bagian implementasi sistem pertahanan semesta melalui pembinaan pelajar SMA dan SMK agar memiliki karakter tangguh serta siap berkontribusi bagi bangsa,” ucap Cahyo, sapaan akrab mantan Dandim Jember itu.

Rangkaian kegiatan upacara berlangsung tertib. Mulai dari persiapan pasukan, penghormatan, penyematan tanda peserta, pembacaan amanat, hingga doa penutup. Kegiatan berjalan aman dan lancar dengan dukungan berbagai pihak, termasuk jajaran Kodim 0824/Jember yang terlibat aktif dalam penyelenggaraan.
Sementara itu Pasiter Kodim 0824/Jember, Lettu Inf Catur, selaku koordinator kegiatan menyampaikan bahwa Persami KKRI bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan sarana strategis membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan generasi muda.
“Persami KKRI menjadi wadah pembinaan yang efektif dalam menanamkan disiplin, semangat kebangsaan, serta rasa tanggung jawab. Melalui kegiatan ini, para kadet tidak hanya dilatih secara fisik, tetapi juga mental dan intelektual agar siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi dan kolaborasi antara TNI dengan dunia pendidikan dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Dengan kolaborasi yang kuat, pembinaan generasi muda diharapkan mampu melahirkan kader bangsa yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi ruang penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kami berharap para peserta mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh selama Persami ke lingkungan sekolah dan masyarakat. Dari sinilah lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki semangat pengabdian dan nasionalisme tinggi,” tegasnya.
Baca juga: DFC MINUSCA Tinjau Kesiapan Jelang Kedatangan Kontingen Nepal HRPB
Pembukaan Persami KKRI 2026 menjadi awal rangkaian kegiatan pembinaan kadet yang akan diisi pelatihan fisik, mental, serta penguatan wawasan kebangsaan. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang siap menjaga persatuan, berjiwa patriotik, dan berkontribusi aktif bagi pembangunan bangsa. (Pen-Kodim 0824)





