
WULUHAN, www.jembertoday.net – DPC PROJO Jember ikut serta dalam mensukseskan acara Konferensi Daerah (Konferda) PROJO yang akan digelar di Malang Provinsi Jawa Timur.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PROJO Jember, H.Mochamad Sholeh SH.Msi, NL.P, dipastikan bakal menghadiri Konferda yang akan digelar pada 12 April 2026 mendatang.
Baca juga: Mohamad Sholeh Buka Saluran Pengaduan Pupuk Subsidi “Wadul ke Saya!”
Menurut keterangannya saat ditemui wartawan, bahwa PROJO setia di garis rakyat.
“Kami apresiasi adanya Konferda dan akan mensukseskan agenda rutin dari DPD PROJO Jawa Timur,” ujar Sholeh, Selasa, (7/4/2026).
Menurutnya, Konferda kali ini sebagai ajang konsolidasi total mesin relawan.
“Kami akan selaraskan, sesuai instruksi satu komando menggema yaitu rapatkan barisan, kencangkan loyalitas, dan siapkan langkah strategis menghadapi dinamika politik ke depan,” katanya berapi-api.
Sholeh, yang dikenal serius dalam berorganisasi, tidak main-main dalam mendukung Konferda kali ini.
“Kami datang dari DPC Projo Jember untuk DPD Jawa Timur akan memberikan dukungan, sinyal kuat datang dari struktur internal yang menyebut bahwa seluruh elemen relawan, dari tingkat daerah hingga akar rumput, wajib hadir dan menunjukkan soliditas tanpa celah,” pungkas Sholeh.
Baca juga: Petani Desa Mumbulsari Ingin Pabrik Pupuk Organik Dihidupkan Lagi, Begini Jawaban Bupati Gus Fawait
Sedangkan Sekretaris DPD PROJO Jatim, Tommy, menuturkan bahwa gaung Konferda sudah terasa hingga ke basis-basis militan yang selama ini menjadi tulang punggung gerakan PROJO.
“Ini bukan sekadar Konferda. Ini panggung penegasan arah dan kekuatan. Semua harus satu barisan, tidak boleh ada yang bermain dua kaki. Konsolidasi Total Menuju PROJO Yang Solid dan Terorganisir,” tegas Bung Tommy.
Dipilihnya Kota Malang bukan tanpa alasan. Selain dikenal sebagai Kota strategis dengan suhu politik yang dinamis, Malang juga menjadi simbol kebangkitan gerakan relawan yang selama ini konsisten mengawal agenda kebangsaan.
Di tempat terpisah, pengamat politik lokal Jember, Gus Sa’dulloh menilai, Konferda kali ini berpotensi menjadi titik balik arah konsolidasi relawan di Jawa Timur.
Terlebih, posisi PROJO selama ini dikenal sebagai kekuatan non-partai yang punya daya dorong signifikan dalam peta politik nasional.
“Kalau mesin relawan ini benar-benar dipanaskan, dampaknya bisa terasa hingga ke level nasional. Ini bukan gerakan biasa,” ujarnya.
Isu-isu strategis pun diprediksi bakal mengemuka. Mulai dari arah dukungan politik ke depan, penguatan jaringan relawan, hingga manuver menghadapi kontestasi politik berikutnya, papar Gus Sa’dulloh.
Ia memprediksi, nama-nama kuat dan figur potensial diyakini akan menjadi bagian dari dinamika yang tak terhindarkan.Menambah panas suasana menjelang Konferda,
Sementara itu, Ketua Bidang OKK PROJO Jawa Timur, Bung Sulistyanto, memastikan bahwa seluruh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) akan turun langsung dalam hajatan besar tersebut.
“Yang jelas, 12 April nanti bukan sekadar tanggal. Itu adalah momentum. Momentum di mana loyalitas diuji, kekuatan dihitung, dan arah perjuangan ditentukan” kata Bung Sulistyanto.
Suasana batin yang dirasakan oleh pengurus DPD dan relawan adalah seperti ungkapan berikut, “Satu pesan yang kini bergaung keras di tubuh relawan: bergerak, atau tergilas”
(Red)







