
JEMBER, www.jembertoday.net – Kerinduan menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) ribuan siswa SMAN 3 Jember terjawab sudah. Mulai hari ini mereka terima ompreng berisi makanan bergizi dari sebuah dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Kelurahan Tegalbesar.
Sejak program MBG bergulir tahun lalu ribuan siswa SMAN 3 ingin menerima juga. Tapi hingga akhir tahun 2025 tidak terwujud. Baru di minggu pertama ada tanda-tanda MBG akan dimulai.
Baca juga: Diklat Senior Paskibra SMAN 3 Jember Ditutup dengan Siraman Air Kembang
Pihak sekolah mulai mensosialisasikan teknis pendistribusian makanan. Google form berisi pernyataan kesediaan orang tua siswa juga dikirimkan ke masing-masing nomor Handphone di grup orang tua murid tiap kelas.
Kepastian kedatangan makanan bergizi gratis akhirnya diterima oleh Humas SMAN 3 Jember, Linda Dwi Kartini, S.Pd pada Kamis pagi 8 Januari 2026.

“Alhamdulillah, dari sekian bulan penantian terkait MBG ke sekolah-sekolah hari ini baru terealisasi di SMA negeri 3 Jember tepatnya hari Kamis 8 Januari 2026 pukul 11.00 wib,” ucap Linda saat di temui di ruang Kepala Sekolah.
Sedangkan Kepala SMAN 3 Jember, Ida Rosanti, S.Pd.,MP sedang tidak berada di lokasi sekolah karena menjalankan ibadah umroh.
SMAN 3 Jember menerima ribuan ompreng sesuai dengan jumlah siswa. “Jumlah ompreng yang dikirim kurang lebih 1.130 sama dengan jumlah siswa di sini,” jawab Linda.
Linda mendapat tugas tambahan sebagai tenaga cicip makanan. “Dari pihak SPPG nya sudah menyediakan form apakah makanan ini layak untuk dikonsumsi. Jadi makanan yang berisi nasi, sayur, buah, lauk ini sudah diprosentase berapa kandungan gizinya. Insyaallah setelah kita isi form itu dan kita cicipi baru didistribusikan,” terangnya dengan lugas.
Menurut Linda, makanan MBG dikirim dari SPPG Tegalbesar Kaliwates dari Yayasan Relawan Cerdas.
Untuk langkah-langkah antisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan, seperti keracunan makanan, pihak sekolah sudah siap menerapkan prosedur penanganan.
“Prosedur penanganannya jika ada makanan yang tidak layak, kita sampaikan kepada siswa-siswi jangan langsung bereaksi. Ketika menemukan makanan yang tidak layak kita himbau untuk menfoto atau mendokumentasi kemudian menyampaikan kepada guru pendamping di kelas lalu guru pendamping meneruskan ke humas dan saya akan merekomkan ke pihak SPPG,” tutup Linda.
Dari pantauan di lokasi, menu makanan hari pertama di SMAN 3 Jember adalah nasi liwet, sayur timun dan selada, lauk ayam suwir kemangi dan tempe mendoan, dan buah naga merah. (Sgt)












