
JEMBER, www.jembertoday.net – Program Insentif Guru Ngaji 2026 dari Pemkab Jember mulai dicairkan secara bertahap hari ini, Selasa (10/3/2026).
Program Insentif Guru Ngaji adalah sebuah apresiasi dari Bupati Jember Muhammad Fawait atau lebih akrab dipanggil Gus Fawait kepada mereka yang memiliki tanggungjawab terhadap pembinaan keagamaan masing-masing.
Baca juga: Safari Ramadan Bupati Jember, Gus Fawait: Bantu Saya!
Tidak saja guru ngaji (muslim) tetapi juga diberikan kepada guru kitab (non muslim) yang bersedia menerima. Pencairan tahap 1 program ini untuk guru ngaji dan modin atau Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N).
Tahap berikutnya guru ngaji, Modin, marbot dan ketua kelompok pengajian akan menerima sesuai jadwal dari Bagian Kesra Pemkab Jember.
Seperti yang terpantau di Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari. Sejumlah 75 penerima diundang untuk menerima secara langsung dari pegawai Bank Jatim Cabang Jember sebagai kepanjangan tangan Pemkab.
Lurah Sumbersari, Bhatara, ST, menyampaikan hal itu kepada Wartawan Jember Today di Pendopo Kelurahan.
“Kami di pendopo kelurahan Sumbersari pada hari ini 10 Maret 2026 melaksanakan penyerahan insentif guru ngaji kepada guru ngaji muslim, guru kitab non muslim, dan p3n,” ucap Bhatara.

Lurah yang pernah menjadi protokol Bupati Jember itu menegaskan bahwa dana program ini bukanlah bantuan sosial tetapi apresiasi dari Bupati Fawait.
“Insentif ini adalah bentuk apresiasi atau penghargaan pemerintah kabupaten Jember mereka yang bergerak dalam bidang keagamaan, untuk tetap konsisten dalam memberikan pelajaran kepada generasi muda penerus bangsa, terutama pada akhlak dan moral,” ujar Bhatara.
Jumlah 75 penerima, terdiri dari 73 guru ngaji 3 guru kitab (non muslim) dan 1 orang modin yang tinggal dan berdomisili di Kelurahan Sumbersari.
Bhatara juga menyebutkan, masih akan ada pencairan tahap berikutnya. Ada 5 guru kitab non muslim yang akan ikut pencairan tahap berikutnya. Kelurahan Sumbersari mengusulkan 100 an calon penerima manfaat program pada tahun 2026 ini, termasuk marbot dan ketua kelompok pengajian.
Baca juga: Bakesbangpol Jember Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama
Salah satu penerima dari guru non muslim, Anna Novia Wiwiek Santoso, yang mengajar sekolah minggu di gereja Kristus Tuhan (GKT) berterima kasih kepada Bupati Fawait.
“Menurut saya bagus ya, terima kasih pak bupati yang bisa melihat kerja keras kami sebagai guru kitab khususnya non muslim,” ujar Anna saat menunggu antrean pencairan dari petugas Bank Jatim. Selama ini Anna sebagai guru sekolah minggu tidak mendapat honor dari gerejanya. Tetapi hal itu tidak membuat semangatnya patah.
Anna merasa uang yang diterima itu sebagai berkat Tuhan lewat kebijakan Bupati Fawait. Ia berharap ke depan Pemkab Jember dapat membuka kegiatan-kegiatan kerohanian yang dapat meningkatkan kapasitas guru kitab, khususnya non muslim.
Anna bersama rekan sepelayanan di GKT, Kho May Djing dan Lily Hermawati Wijaya dari GSJPDI menerima insentif guru ngaji tahap 1 di Kelurahan Sumbersari.
Sebagai informasi, program Insentif Guru Ngaji 2026 Pemkab Jember tersedia untuk 22.000 guru ngaji termasuk modin, 3.000 marbot dan 2.000 ketua kelompok pengajian. Gus Fawait menginstruksikan kepada Kepala Bagian Kesra agar diupayakan cair sebelum Lebaran. (Sgt)







