
JEMBER, www.jembertoday.net – KIPAN (Kader Inti Pemuda Anti Narkoba) Kabupaten Jember menggelar jambore di bumi perkemahan PPG Durian Sidomulyo. Jambore KIPAN ini sebagai upaya memerangi peredaran narkoba dan penolakan status Jember darurat narkoba.
KIPAN Jember mengundang Kelompok Pemuda Anti Narkoba (KOPAN) di 31 kecamatan dan 10 sekolah selama dua hari pada Jambore yang pertama kalinya ini.
Baca juga: Dispora Kabupaten Jember Bersama KIPAN Bentuk KOPAN di SMAN 3 Jember
Sebelum mengikuti Jambore KIPAN Jember melantik dan mengukuhkan puluhan KOPAN dihadapan Kadispora yang mewakili Bupati Jember, Kasat Reskoba yang mewakili Kapolres, Muspika Silo dan seorang anggota komisi A DPRD Kabupaten Jember, Ahmad Dhafir Syah.
Jambore mengusung tema “Bersih tanpa narkoba (Bersinar), wujudkan Jember Baru Jember Maju”.
Ketua KIPAN Jember Daniel Akbar mengatakan, awal mulanya anak muda terjerat narkoba karena tekanan lingkungan.

“Ketika mereka mendapat tekanan keluarga, sekolah, itu mereka beberapa kali berpikiran untuk (hampir) menyentuh barang (narkoba) itu,” ujar Daniel, Sabtu, (4/10/2025).
Daniel menyebutkan mereka yang bermasalah lebih terbuka dengan KIPAN, sebab pada tingkatan usia hampir sama. Sehingga, komunikasi mereka satu frekuensi. “Beberapa kasus yang kami ketahui, kenapa teman-teman lebih terbuka kepada kami karena pendekatan kami adalah teman sebaya,” katanya.
KIPAN Jember berfokus pada gerakan anti narkoba kepada para pelajar, yang menjadi sasaran empuk para pengedar. Mereka aktif melakukan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di sekolah-sekolah tingkat menengah atas hingga ke wilayah-wilayah.
Selanjutnya KIPAN mendorong KOPAN untuk lebih aktif menjalankan kegiatannya masing-masing sesuai visi misi yang telah diberikan.

Sementara itu Kepala Dispora Kabupaten Jember Dr Edy Budi Susilo, M.Si mengatakan, KOPAN akan menjadi sebuah jaringan informasi dan kegiatan anak muda dalam memerangi narkoba di Jember.
“Mereka akan menjadi kepanjangan tangan kita, untuk kita membuat sebuah jaringan anak-anak muda yang peduli terhadap anti narkoba,” kata Edy kepada awak media usai pembukaan Jambore.
Optimisme Kadispora Jember makin kuat karena KOPAN didukung oleh para camat, kepolisian resort Jember, pihak sekolah dan BNK (Badan Narkotika Kabupaten) yang ada di Lumajang. Cita-citanya adalah mewujudkan Jember bernih dari narkoba (Jember Bersinar).
Sebagai informasi, Jambore KIPAN Jember akan berlangsung selama 2 hari yang diikuti 71 peserta. Para peserta akan diberi pemahaman yang benar tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dari aspek penegakan hukum, medis, kebijakan politis dan penguatan mental. (Sgt)











