JEMBER, www.jembertoday.net – Bupati Jember, DR Muhammad Fawait, SE.,M.Sc atau lebih sering disebut Gus Fawait membela Presiden Prabowo. Pembelaan itu ia nyatakan saat pidato pada malam grand final pilihan Gus Ning Jember 2026.
Malam grand final pemilihan Gus Ning Jember digelar di Alun-alun Jember Nusantara Sabtu malam (13/6/2026).
Baca juga: Ning Ghyta Jalan Sehat dan Senam Bersama Warga Kecamatan Jombang
Ribuan warga datang menyaksikan secara langsung. Sebagian dari mereka adalah pendukung Gus Ning Jember. Acara itu juga disiarkan secara live oleh Diskominfo lewat kanal YouTube resmi Pemkab Jember.
Di awal pidatonya, Gus Fawait mengapresiasi para peserta. Ia katakan, mereka adalah anak-anak atau adik-adik warga Jember yang berprestasi. Tidak saja secara akademis tetapi juga non akademis. Untuk itu Gus Fawait mengucapkan selamat.
Setelah itu Gus Fawait dengan terang benderang berkata kepada pada pemuda Jember, khususnya mereka para mahasiswa yang menempuh kuliah di Kota Tembakau ini.

“Saya berpesan kepada adik-adik mahasiswa. Kritik boleh, demo boleh, yang tidak boleh mencaci maki. Kalau tidak cocok, bertarungnya nanti di pilres 2029,” ucap Gus Fawait.
Ucapan Gus Fawait dilatar belakangi fenomena yang terjadi di kota-kota besar, khususnya Ibukota Jakarta kemarin, dimana terjadi aksi demo besar-besaran dari gabungan mahasiswa yang dipelopori oleh BEM Universitas Indonesia. Para mahasiswa mengkritik Presiden karena kebijakan dianggap tidak pro rakyat kecil. Malah melahirkan koruptor-koruptor baru.
Sedangkan di Jember hingga berita ini tayang belum tampak gerakan demo mahasiswa. Organisasi kepemudaan seperti PMII, HMI, PMKRI dan lainnya belum bergerak.
Setelah berkata itu ia mengakhiri pidatonya. Hingga Gus Fawait berpidato, acara pemilihan Gus Ning Jember 2026 belum selesai. Panitia baru mengumumkan 5 Besar (Top Five).
Berikut 5 besar Gus Ning Jember 2026:
Gus Jeremy, Gus Enrico,Gus Vito,Gus Fahrizzi,Gus Yusta.
Ning Lexa, Ning Fariq, Ning Thita, Ning Ines,Ning Lovensa.
(Sgt)
