JEMBER, www.jembertoday.net – Kepala Bidang Pembinaan SMP (Sekolah Menengah Pertama) Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Muhammad Ridhoi, menegaskan bahwa tidak ada istilah mantan guru.
Hal itu ia katakan saat memberi sambutan pada acara Tasyakuran dan Kelulusan siswa kelas IX SMPN 8 Jember tahun ajaran 2025/2026, yang dikemas dalam NADI 5 pada Sabtu (6/6/2026).
Baca juga: PASEPAN SMPN 8 JEMBER
Adapun temanya adalah Nyalakan asa, dekap impian. NADI merupakan akronim dari keNangan yang tidak Dilupakan. Tahun ini merupakan kegiatan kelima yang digelar di halaman depan sekolah.
Momen spesial itu dihadiri juga oleh Kepala Sekolah lama, Tutuk Pancaningtyas Suryandari, S.Pd dan yang baru, Dwi Kristatiningsih , S.Pd., M.Pd, serta Ketua dan pengurus Komite Sekolah.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Muhammad Ridhoi mengatakan, alasan dilaksanakan tasyakuran dan kelulusan di lokasi sekolah agar kesan akhir pada anak-anak tidak ditenggelamkan di tempat lain.
Perihal tempat sudah dijelaskan dalam Surat Edaran Bupati Jember.
Dalam nasihatnya kepada para lulusan SMPN 8 Jember itu Ridhoi menekankan satu hal penting.
“Tantangan ke depan lebih besar daripada di tingkat SMP. Gunakan hasil pendidikan di SMPN 8 menjadi bekal untuk menjawab tantangan itu,” ucap Ridhoi sapaannya.
Ridhoi yang juga sering dipanggil Gus oleh rekan-rekan sejawat di Dinas Pendidikan memberi nasihat kepada ratusan siswa kelas IX yang dinyatakan lulus seperti ini.
“Syarat mendapatkan ilmu yaitu menghormati guru, meski sudah bukan guru kelas. Tidak ada istilah mantan guru, beliau tetap guru kalian,” tandas Gus Ridhoi.
Baca juga: Empat Hari Rawat Inap di RSD dr Soebandi, Gus Fawait Gelar Pro Guse Update
Sedangkan Tutuk Pancaningtyas S berpesan kepada Dwi Kristatiningsih agar meneruskan apa yang baik selama ia bertugas, sembari mengucapkan terima kasih.
Dalam NADI 5 dipertunjukkan kreasi seni siswa-siswi dari kelas VII dan VIII. Ada seni tari tradisional, solo vokal, dan pantomim.

Panitia juga memberikan apresiasi kepada para juara 1 dan 2 dan 3 tiap kelas maupun the best ten pararel dari kelas A hingga H. Selain itu juga diberikan apresiasi dan piagam the best ten pararel prestasi non akademik.
Acara ditutup dengan foto bersama.
(Sgt)
Ki⁸
