JEMBER, www.jembertoday.net – Apel siaga siswa SMP saat Bunga Desaku di Kecamatan Rambipuji heboh. Pasalnya Bupati Gus Fawait mewawancarai siswa berprestasi dengan menggunakan bahasa Inggris.
Apel siaga siswa berlangsung di halaman SMPN 2 Rambipuji dengan ratusan siswa-siswi dari SMPN 1 dan SMPN 2 serta beberapa sekolah lain, Rabu (29/7/2026).
Baca juga: Bupati Gus Fawait Ingatkan Perempuan Jember, Jangan Sampai Kebobolan!
Di awal Gus Fawait memberi penjelasan apa tujuannya datang ke SMPN 2 Rambipuji. Kemudian dia menceritakan kisah hidupnya kepada mereka. Inti ceritanya adalah bahwa seorang anak desa atau anak kampung bisa berhasil dan sukses dengan melalui pendidikan.
Riwayat pendidikan Gus Fawait dimulai dari SDN Wringinanom 01 Desa Wringinanom Kecamatan Semboro. Lalu melanjutkan ke MTs Al Qodiri IV Jember. Kemudian melanjutkan ke Madrasah Aliyah di yayasan yang sama.
Gus Fawait yakin dengan pendidikan akan mengangkat derajat hidupnya. Lalu ia ikut seleksi dan masuk ke Universitas ternama di Jawa Timur, Universitas Airlangga Surabaya Jurusan Fakultas Ekonomi tahun 2025. Kuliah S 1 nya ditempuh selama 4 tahun.
Selama itu ia juga aktif dalam pergerakan mahasiswa, tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ekonomi Unair.

Setelah lulus, berkat ridho Tuhan, Gus Fawait melanjutkan ke jenjang strata 2 ke Universitas Gajah Mada. Disanalah ia kenal dengan Ning Gyta Eka Puspita, yang sekarang menjadi istrinya.
Dalam karir politik, Gus Fawait tercatat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur termuda. Kala itu usianya baru 26 tahun. Kepercayaan warga membawanya 2 periode menjabat di kursi dewan provinsi dengan perolehan suara terbanyak.
Tahun 2024, Gus Fawait mencalonkan diri menjadi bupati Jember. Garis hidupnya membawanya terpilih dan duduk di kursi Bupati.
Semangat belajarnya belum berhenti. Gus Fawait melanjutkan studinya ke jenjang strata 3 di Unair. Akhirnya melalui perjuangan yang tidak kenal lelah Gus Fawait lulus dan berhak menyandang gelar doktor bidang ekonomi.
“Saya menceritakan ini untuk memotivasi adik-adik semua, bahwa anak desa, anak kampung, harus punya semangat belajar tinggi agar sukses meraih cita-cita,” ujar Gus Fawait.
Usai menceritakan kisah hidupnya Gus Fawait mengundang beberapa siswa naik ke panggung. Sontak suasana menjadi meriah. Awalnya 6 siswa naik panggung, 3 siswa SMPN 1 dan 3 siswa SMPN 2 Rambipuji.
Baca juga: Gus Fawait Larang Siswa SMP Pacaran
Siswi pertama dari SMPN 2 dengan penuh semangat menjawab semua pertanyaan dari orang nomor satu di Jember itu. Siswi itu bercita-cita ingin menjadi perawat. Ia ingin melanjutka ke SMA 4 Jember setelah lulus SMP. Ia menyebut nama guru favorit yaitu ibu guru mata pelajaran Bahasa Inggris.
Suasana makin heboh saat Gus Fawait mempersilahkan siswi SMPN 1 memperkenalkan diri dengan menggunakan bahasa Inggris. Lagi-lagi semua siswa yang yang siang itu bersorak. Lalu Bupati Jember bertanya, siapa guru favoritnya. Langsung seketika itu juga dipanggil guru favorit itu. Ternyata ibu guru tersebut sebagai wali kelas dan guru mata pelajaran matematika.
Suasana belum berakhir justru makin meriah ketika guru bahasa Inggris SMPN 2 Rambipuji mengundang siswinya yang fasih berbahasa Inggris. Lalu Gus Fawait menginterview menggunakan bahasa Inggris.
“Can you introduce your self!” tanya Gus Fawait kepada Nabila.
“Hello everyone, Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dear Mr Dr Muhammad Fawait, SE M.Sc, Bupati of Jember, adorable my friends and all the people that I love. The secondly, praise given for the our holy prophet Muhammad Shallallahu‘alaihi Wasallam. The third, I want your pay attention for me about gathering Bunga Desaku,” ujar Nabila.
Mendengar Nabila fasih berbahasa Inggris Gus Fawait tersenyum bangga.
(Sgt)
