JEMBER, www.jembertoday.net – Bupati Gus Fawait membagikan puluhan alsintan (alat dan mesin pertanian), bantuan dari pemerintah pusat, kepada gapoktan (gabungan kelompok tani) saat musim kemarau di depan mata.
Seremoni penyerahan alsintan dikemas dalam acara Pro Guse Update yang dilaksanakan di halaman kantor Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP), Sabtu (6/6/2026).
Baca juga: NADI 5 SMPN 8 Jember, M Ridhoi: Tidak ada Istilah Mantan Guru
Gus Fawait mengatakan, Pro Guse Update bukanlah gejala NPD (Narcissistic Personality Disorder atau Gangguan Kepribadian Narsistik), yang sering dituduhkan kepadanya tetapi sebagai bentuk laporan dan sekaligus bahan sarana pengawasan publik.
Ia ingin masyarakat ikut dalam pengawasan jalannya pemerintahan daerah Kabupaten Jember.Gus Fawait menjelaskan bahwa pemerintah pusat dan Pemkab Jember menjadikan sektor ketahanan pangan sebagai prioritas. Sebab, telah terbukti sektor ketahanan pangan mampu mempertahankan stabilitas ekonomi di tengah ekonomi global yang sedang tidak baik-baik saja, papar Gus Fawait.

“Semangat Pemkab Jember dan Pusat yaitu memprioritaskan ketahanan pangan, sektor pertanian. Bantuan ini dari pusat untuk sektor pertanian Jember. Total senilai 312 Miliar 2025 dan 2026,” ujar Gus Fawait .
Ia menyebutkan, bantuan itu berupa traktor, mesin combine harvester, hand sprayer, pupuk non subsidi dan bibit padi serta jagung. Tahun 2025 petani Jember mendapat program irpom berupa 170 unit pompa beserta selang dan pipa.
Selain itu di tahun ini juga ada program pemeliharaan irigasi di 16 titik berupa rehabilitasi saluran.Namun saat ini petani Jember dihadapkan dengan musim kemarau. Dari laporan BMKG, fenomena El Nino di Samudera Pasifik berdampak pada pergerakan angin monsun (angin musim).Untuk mengantisipasi hal itu Gus Fawait mengambil keputusan tepat.
“Kami telah menugaskan kepada TPHP bersinergi dengan para pendamping (penyuluh pertanian) semuanya dan TP3D untuk merumuskan dan mengambil langkah-langkah antisipasi, karena tentu ini bukan masalah di Jember saja tapi di Jawa Timur bahkan nasional,” jawab Gus Fawait.
Gus Fawait menegaskan, jika dalam kondisi normal, curah hujan cukup, maka produksi pertanian Kabupaten Jember dipastikan melimpah.
(Sgt)
