foto: Bupati didoakan oleh pemuka agama Kristen |
Jembertoday.com-Dokter Hj. Faida, MMR, dalam 22 janjinya sebagai Bupati Jember, salah satunya akan melindungi kaum minoritas tanpa memandang suku, ras, golongan dan agama. Pada hari ini, Jumat malam, 27 Desember 2019 Bupati menerima kunjungan pemuka agama Kristen dan Katholik yang tergabung dalam Musyawarah Antar Gereja (MAG) di ruang Tamyaloka Gedung Pendopo Wahyagrahawibawa. Bupati didampingi oleh Komandan Kodim 0824 Jember Let. Inf. La Ode M. Nurdin.
Hal pertama yang disampaikan adalah rencana Perayaan Natal Umat Kristen dan Katholik Se-Jember yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 30 Desember 2019.
Kedua, yang diharapkan oleh masyarakat Kristiani dan Katholik yaitu penyediaan lahan pemakaman di Pakusari yang sampai saat ini belum mendapat ijin resmi dari pemerintah daerah.
Ketiga, MAG mohon bantuan penyediaan mobil jenasah dari pihak Pemda untuk mengantar jenasah ke tempat pemakaman.
Silaturahmi berlangsung dengan baik. Bupati merasakan hal yang sama dengan para pemuka agama yaitu sama-sama pelayan masyarakat. Dokter Faida senang dan bersemangat mendengarkan keluhan MAG.
Dalam tanggapannya bupati sampaikan, “Saya senang bertemu dengan orang yang suka melayani sesama, termasuk para pendeta. Mereka terbiasa melayani sesama.”
Bupati Faida akan menbantu MAG untuk mengadakan acara Natal bersama seluruh Umat Kristiani. “Saya mendukung kegiatan MAG, biar bendaharanya senang kecuali sewa gedung, sekretariat, full timer dan keamanan, akan kita bantu” kata bupati.
Bupati mengingatkan bahwa masih ada pekerjaan rumah bagi MAG yaitu pasangan non muslim yang tidak tercatat perkawinannya di Kantor Pencatatan Sipil harus segera diselesaikan. Ini menjadi penting karena berkaitan dengan pemenuhan hak anak.
foto: bersama bupati dan pengurus MAG |
Selanjutnya Bupati memberitahukan jika ada umat yang masih memiliki rumah beralaskan tanah dan belum di keramik/tegel maka dapat mengajukan proposal untuk ikut program bedah Rumah Tidak Layak Huni.
Pemda telah menverifikasi dan ada 10 orang pengajar kitab yang tidak mampu akan menerima bantuan dari pemda.
Hal yang sama juga dengan Bupati Jember disampaikan oleh Dandim 0824 Jember. “Kita ingin Jember yang damai,” kata La Ode “semua perbedaan yang ada untuk memciptakan kedamaian” katanya.
foto: bupati didampingi dandim 0824 |
Ia siap diundang MAG dan datang ke Gereja-gereja di Jember.
La Ode juga berpesan, “Kami mohon kepada Romo dan Pendeta untuk tidak mudah diprovokasi dan dipecah belah oleh siapapun. Hormatilah pemerintahan yang ada. Jember ini wilayah yang luas dengan jumlah penduduk yang padat jadi mari kita ciptakan suasana yang kondusif.”
Sementara itu, Ignatius Sumarwiadi ketua MAG saat diwawancarai oleh www.jembertoday.com mengatakan, “Kami sangat senang bisa diterima oleh Bupati.”
“Sebab kami sebagai pelayan umat dan Ibu Bupati sebagai pelayan masyarakat akan bersinergi untuk menciptakan masyarakat yang religius di Jember” dengan bangga Ignatius berkomentar.
Atas dukungan pemda di akhir tahun 2019 Sumarwi berkata “Puji Tuhan, kami juga dapat dukungan dari pemerintah daerah untuk merayakan natal, meningkatkan keimanan dengan menyelenggarkan natal.”
Agar program pemerintah daerah dapat sampai ke umat para pemuka agama Kristen siap menginformasikan. (sigit)
Facebook Comments Box